Blog

10 Cara Menentukan Harga Jual Produk

Tips Berbisnis
Sebelum memulai bisnis, salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah menentukan nilai dari produk yang akan dijual. Supaya harga produk tidak terlalu murah dan juga tidak terlalu mahal, penting bagi pemilik bisnis untuk memahami bagaimana cara menentukan harga jual produk yang tepat.

Harga yang ditetapkan untuk suatu produk akan menjadi faktor penentu arus keuangan bisnis. Harga inilah yang menentukan apakah suatu bisnis bisa mendapat keuntungan atau tidak. Salah menetapkan harga produk berisiko menyebabkan produk jadi tidak laku dan bisnis malah merugi. Itulah mengapa setiap pemilik bisnis harus memahami cara menentukan harga jual produk.

10 Cara Menentukan Harga Jual Produk Dengan Mudah

Menentukan harga produk sebetulnya tidak terlalu sulit selama Anda tahu cara yang tepat untuk melakukannya. Begini cara menentukan harga jual produk sebelum mulai menjual produk tersebut.

1. Bandingkan dengan produk kompetitor

Salah satu cara menentukan harga jual produk adalah melakukan riset terhadap kompetitor. Coba perhatikan, berapa harga yang produk yang ditetapkan oleh kompetitor bisnis Anda. Pastikan untuk memberikan harga yang lebih kompetitif, namun tidak sampai terlalu murah dan jauh di bawah harga pasar. Pastikan juga harga yang ditawarkan setara dengan kualitas produk dari kompetitor.

2. Menghitung harga margin

Margin adalah selisih antara biaya produksi dengan harga jual. Cara menentukan harga jual produk bisa dengan memperkirakan berapa harga jual produk Anda, lalu gunakan harga tersebut untuk dikurangkan dengan biaya produksi. Dari sana, Anda akan mendapat angka biaya margin. Hitung kembali, apakah nilai margin terlalu besar atau terlalu kecil? Jika marginnya terlalu kecil, maka keuntungan yang didapat juga semakin kecil.
Misalnya, bisnis Anda memiliki biaya produksi untuk satu produk sebesar Rp15 ribu. Kemudian, Anda menjual produk dengan harga Rp25.000. Maka, marginnya adalah Rp25 ribu dikurang Rp15 ribu, yaitu Rp10 ribu atau sekitar 40 persen.

3. Melakukan survei kepada pelanggan

Cara menentukan harga jual produk yang berikutnya adalah melakukan survei. Melalui survei, pemilik bisnis bisa mengetahui seperti apa minat calon pembeli dan berapa harga yang berani mereka bayar saat akan membeli suatu produk.
Survei bisa dilakukan melalui wawancara atau mengedarkan kuesioner. Pertanyaan yang bisa diajukan meliputi pertanyaan mengenai ekspektasi terhadap kualitas produk, kepuasaan pembeli terhadap kualitas dan harga suatu produk, dan apa yang diprioritaskan oleh pembeli ketika membeli suatu produk.

4. Metode keystone pricing

Dalam dunia bisnis, ada satu strategi cara menentukan harga jual produk yang cukup populer, yaitu metode keystone pricing. Metode ini menetapkan harga jual yang setara dengan dua kali lipat biaya modal. Cara ini merupakan cara penentuan harga yang cenderung konvensional dan lebih sering diterapkan oleh pebisnis lama.
Misalnya, modal produksi untuk satu produk sebesar Rp20 ribu. Maka, harga jualnya dikalikan dua kali lipat dari modal tersebut, menjadi Rp40 ribu. Maka keuntungan yang akan didapat sebesar Rp20.000 atau 100 persen dari harga produksi.

5. Metode Manufacturer Suggested Retail Price

Metode yang satu ini adalah cara menentukan harga jual produk yang paling mudah. Di sini, penjual atau pemilik bisnis tidak perlu repot-repot menghitung sendiri harga jual produk. Karena, sesuai nama dari metode ini, harga jual produk akan ditentukan oleh pabrik yang memproduksi barang jualan. Metode ini lebih banyak diterapkan pada penjualan obat, barang elektronik, serta kendaraan bermotor.

6. Metode cost plus pricing method

Cara menentukan harga jual produk yang berikutnya adalah menggunakan metode cost plus pricing method. Metode ini mengharuskan pemilik bisnis untuk menghitung terlebih dahulu seluruh modal bisnis. Setelah itu, seluruh modal baru ditambahkan untuk mendapatkan keuntungan.
Sebagai contoh, bisnis Anda menjual produk minuman sebanyak 100 porsi untuk keperluan acara keluarga. Modal untuk membuat 100 minuman tersebut sekitar Rp10 juta. Untuk menentukan harga, coba hitung potensi laba yang diinginkan dari modal tersebut. Misalnya, kalau ingin mendapatkan laba sebesar 30 persen, maka hitunglah 30% x Rp10 juta, sama dengan Rp3 juta. Artinya, seluruh 100 porsi minuman harus dijual dengan harga total Rp3 juta atau sekitar Rp30 ribu per minuman.

7. Metode value-based pricing

Ada lagi metode lain yang bisa diterapkan sebagai cara menentukan harga jual produk, yaitu metode value based pricing. Cara ini hampir serupa dengan riset atau survei yang dilakukan kepada pelanggan. Bedanya, pada survei kali ini, Anda sudah akan langsung menanyakan harga yang diinginkan oleh pelanggan. Biasanya, metode ini diterapkan pada barang langka atau barang seni.

8. Menghitung dengan metode mark up pricing

Cara menentukan harga jual produk dengan metode mark up pricing sebetulnya tidak jauh berbeda dengan metode lainnya. Di sini, pemilik bisnis bisa langsung menambahkan nilai keuntungan yang diinginkan dengan modal bisnisnya.
Misalnya, Anda menjual 100 tote bag dengan modal keseluruhan sebesar Rp5 juta. Lalu, Anda ingin mendapatkan keuntungan sebesar Rp500 ribu. Artinya, harga jualnya adalah Rp5 juta ditambah Rp500 ribu, sama dengan Rp5,5 juta untuk 100 tote bag atau Rp55 ribu untuk satu tote bag.

9. Mengikuti harga jual pasar

Salah satu cara menentukan harga jual produk adalah memperhatikan tingkat permintaan pada pasar. Semakin tinggi kebutuhan terhadap suatu produk, maka harganya pun juga akan semakin tinggi. Ini selaras dengan prinsip ekonomi. Metode ini disebut juga dengan metode break even. Selama harga jual belum melewati batas break even, maka harga produknya masih dianggap menguntungkan.
Baca juga: Rekomedasi 10 Kata-kata Promosi Jualan Online

10. Menerapkan sistem bundling

Pemilik bisnis juga bisa mencoba mendapatkan keuntungan dengan menggunakan sistem bundling. Cara menentukan harga jual produk dengan sistem bundling diterapkan dengan membuat harga yang lebih murah untuk produk yang dibeli dalam jumlah besar atau produk yang dibeli bersamaan dengan beberapa produk lain. Selain menjadi strategi menentukan harga jual produk, sistem bundling ini juga bisa menjadi strategi untuk promosi produk.
Itulah beberapa cara menentukan harga jual produk yang bisa diterapkan oleh pemilik bisnis sebelum mulai berjualan.


Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa memudahkan manajemen dan operasional bisnis dengan menggunakan aplikasi Point of Sales (POS) seperti Posy.

Posy merupakan aplikasi kasir online yang bisa menjawab kebutuhan pemilik bisnis dalam mengelola manajemen bisnis secara otomatis. Di aplikasi Posy, segala transaksi akan tercatat secara otomatis, disertai dengan manajemen produk dan stok barang serta adanya laporan berkala mengenai performa penjualan. Dengan menggunakan aplikasi Posy, bisnis pasti akan lebih mudah dikelola tanpa harus melakukan pencatatan secara manual.