Blog

7 Tugas Kasir yang Penting untuk Kelancaran Bisnis

Produk
Dalam setiap kegiatan bisnis, dibutuhkan kasir yang berperan sebagai tempat akhir terjadinya transaksi. Tugas kasir adalah melayani pelanggan yang akan melakukan proses pembayaran serta memastikan uang yang dibayarkan oleh pelanggan terjamin keasliannya. Kasir jugalah yang akan mencatat apa saja barang yang sudah dibeli pelanggan.
Meski terkesan sederhana, namun keberadaan kasir sangatlah penting dalam kegiatan bisnis. Saat kasir tidak mengerjakan tugasnya dengan baik, maka akan ada dampak negatif yang terjadi, seperti catatan stok barang yang keliru, kesalahan dalam memberikan uang kembalian, dan lain sebagainya.

Tugas kasir untuk kelancaran bisnis

Secara garis besar, tugas kasir adalah mengelola data yang berkaitan dengan transaksi dan keuangan bisnis. Untuk lebih jelasnya, berikut ini 7 tugas kasir untuk kelancaran usaha Anda.

1. Melayani pelanggan yang akan melakukan transaksi

Ini adalah tugas kasir yang paling utama, yaitu melayani transaksi pelanggan. Kasir adalah pemberhentian terakhir pelanggan ketika akan berbelanja. Tanpa kasir, pelanggan tidak akan bisa melakukan transaksi dan otomatis penjualan pun jadi gagal.
Di toko offline, kasir biasanya akan menggunakan alat khusus untuk memindai barcode pada kemasan produk. Setelah itu, daftar barang yang dibeli pelanggan akan secara otomatis tercatat di komputer. Kasir juga akan melayani pelanggan saat akan melakukan pembayaran, baik secara tunai, debit, maupun kredit.

2. Mengemas barang yang dibeli pelanggan

Setelah pembayaran selesai, kasir akan membantu pelanggan untuk mengemas barang belanjaan mereka. Seorang kasir harus bisa membedakan mana barang yang sebaiknya digabung dalam satu tas belanja dan mana yang sebaiknya dipisah. Selain itu, kemampuan kasir untuk mengemas barang juga dilihat dari kecerdasan mereka untuk menyusun barang belanjaan dengan rapi di dalam tas belanja.

3. Memeriksa dan mencatat data penjualan

Tugas kasir yang ketiga adalah mengecek kembali data penjualan yang sudah tercatat secara otomatis di komputer. Data yang diperiksa adalah kesesuaian antara stok barang yang keluar dengan pemasukan yang didapat. Kemudian, kasir juga harus melakukan analisis untuk mengetahui produk apa saja yang paling laku terjual dan melaporkannya kepada pemilik bisnis.

4. Mencatat dan memeriksa stok barang

Selain melayani pelanggan secara langsung, tugas kasir juga berkaitan dengan pekerjaan di balik layar, yaitu untuk menghitung dan memeriksa stok barang. Seorang kasir harus memastikan stok barang yang tersisa maupun yang baru masuk sesuai dengan data penjualan yang ada. Apabila ada barang yang stoknya sudah mau habis, maka perlu dicatat untuk segera dipesan kembali.

5. Menjadi sumber informasi bagi pelanggan

Ketika pelanggan ingin menanyakan terkait produk yang dijual, para pelanggan pasti akan mendatangi kasir. Oleh sebab itu, tugas kasir yang tak kalah penting adalah menguasai semua informasi terkait produk yang dijual di toko. Jangan sampai seorang kasir gagal memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pembeli karena tidak menguasai pengetahuan tentang barang yang dijual.

6. Memeriksa daftar harga produk

Tugas kasir yang berikutnya adalah memeriksa daftar harga produk yang tertera di kemasan dengan harga yang sudah dicatat dalam sistem. Sebelum produk dimasukkan ke daftar belanjaan pembeli, seorang kasir harus memastikan bahwa harga yang tercantum sudah sesuai dengan data yang ada. Hal ini penting untuk meminimalisir kesalahan penjualan yang akan berdampak terhadap kerugian bisnis.

7. Menawarkan produk kepada pelanggan

Toko offline biasanya memamerkan beberapa produk di depan meja kasir. Hal ini bertujuan supaya produk yang ada di meja kasir bisa ditawarkan secara langsung oleh para kasir kepada calon pembeli. Tugas kasir juga berkaitan dengan memberitahukan pelanggan apabila ada promosi atau diskon khusus untuk produk-produk tertentu guna menarik minat calon pelanggan.

Tips menjadi kasir yang baik

Pekerjaan sebagai seorang kasir tidaklah mudah. Karena tanggung jawab dan tugas kasir cukup banyak, maka dibutuhkan keahlian khusus untuk bisa melakukannya. Berikut ini tips menjadi kasir yang baik dan sukses.

1. Melatih kecepatan menghitung uang

Seorang kasir berhubungan langsung dengan uang tunai yang dibayarkan oleh pembeli. Salah satu keahlian yang harus dikuasai untuk bisa menjalani tugas kasir dengan maksimal adalah kemampuan menghitung uang secara cepat. Hal ini bisa dilatih dan dibiasakan seiring berjalannya waktu.

2. Teliti dalam mencatat dan memeriksa data

Tugas kasir berhubungan dengan data-data bisnis, termasuk data stok barang, data penjualan, data harga, dan lain sebagainya. Jika tidak teliti dalam menghitung dan mencatat data yang ada, maka akan berdampak fatal terhadap operasional bisnis secara keseluruhan. Setiap data yang ada haruslah diperiksa dengan teliti.

3. Menjalin komunikasi yang baik dengan calon pembeli

Seorang kasir akan berhubungan langsung dengan pembeli, oleh sebab itu harus bisa membangun komunikasi yang baik dengan para pembeli. Ketika berhadapan dengan pembeli, disarankan untuk bersikap ramah dan memberikan informasi sejelas mungkin. Buatlah pembeli merasa nyaman dengan pelayanan yang ada sehingga tertarik untuk melakukan transaksi lagi di kemudian hari.

Pakai Posy untuk maksimalkan kinerja kasir

Seperti yang dijelaskan di atas, tugas kasir sangatlah penting dan luas. Untuk memudahkan pekerjaan seorang kasir, maka Anda sebagai pemilik bisnis bisa memanfaatkan Posy, sebuah layanan Point of Sale (POS) atau kasir online yang berbasis cloud.

Di aplikasi Posy, Anda bisa mencatat seluruh kegiatan operasional bisnis secara online dimana saja dan kapan saja. Kegiatan ini termasuk untuk mencatat inventaris toko dan stok produk, melihat laporan penjualan, melakukan analisis penjualan, serta memonitor karyawan.


Segala data akan tercatat dan dilaporkan secara otomatis, sehingga bisa meminimalisir risiko human error atau kesalahan pencatatan yang rentan terjadi jika data operasional dikelola secara manual. Dengan memanfaatkan aplikasi POS seperti Posy, tugas kasir pasti bisa dijalankan dengan lebih maksimal karena adanya bantuan teknologi.