Blog

Cara Packing Frozen Food yang Benar dan Aman

Tips Berbisnis
cara packing frozen food
Ada banyak jenis bisnis yang semakin berkembang di Indonesia, salah satunya bisnis frozen food. Banyak sekali pebisnis yang tertarik untuk menjalankan bisnis ini. Akan tetapi, salah satu kendala yang perlu diperhatikan saat menjalankan bisnis ini adalah bagaimana cara packing frozen food dengan benar agar barang sampai dalam keadaan baik.

Dilansir dari Kompas, salah satu tips agar bisa sukses menjalankan bisnis frozen food adalah mengurus izin edar yang berlaku. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan untuk bisa mendapatkan izin edar adalah cara pengemasan produk. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh sembarangan mengemas produk frozen food. Perlu cara packing frozen food yang benar agar kualitas produk tetap terjaga selama masa pengiriman.

Cara Packing Frozen Food Yang Benar Dan Aman

Kesalahan dalam packing produk bisa berdampak fatal, apalagi produk yang Anda jual adalah produk makanan. Proses packing yang keliru akan berdampak terhadap kualitas makanan. Berikut ini cara packing frozen food yang benar dan aman.

1. Pilih Wadah yang Kuat

Pertama-tama, tentukan jenis wadah yang akan digunakan untuk mengemas produk. Untuk makanan frozen food, disarankan untuk menggunakan wadah kotak lalu dilapisi dengan styrofoam. Setelah itu, tetap gunakan bubble wrap untuk memberikan perlindungan tambahan. Akan lebih baik lagi kalau produk disimpan di dalam kemasan kardus berlapis busa untuk menjaga suhu dingin dalam kemasan.

2. Siapkan Ice Gel dalam Jumlah Besar

Untuk menjaga suhu dingin di sekitar kemasan frozen food, cara packing frozen food yang aman adalah menambahkan ice gel pada kemasan. Selain ice gel, bisa juga menggunakan thermafreeze. Biasanya, ice gel dan thermafreeze akan diletakkan di dalam kotak kardus dengan posisi mengelilingi kotak kemasan produk frozen food. Semakin banyak jumlah ice gel yang digunakan tentu akan semakin baik.

3. Tambahkan Lapisan Aluminium Foil

Cara packing frozen food yang berikutnya adalah menambahkan lapisan aluminium foil pada kemasan. Aluminum foil mampu menjaga suhu dingin dari frozen food, sehingga produk makanan beku tersebut tidak mudah meleleh karena terkena panas. Lapisan aluminum foil sebaiknya digunakan langsung sebagai lapisan pelindung pertama sebelum produk dimasukkan ke dalam kotak dan ditutupi dengan ice gel.

4. Tutup Serapat Mungkin

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam cara packing frozen food adalah menutup seluruh kemasan produk serapat mungkin dengan isolasi. Sebisa mungkin, keluarkan sisa-sisa udara yang ada dalam kemasan. Sebab, udara bisa menjadi salah satu faktor yang memicu produk cepat meleleh dan mengalami penurunan kualitas. Itulah sebabnya, produk frozen food biasanya dikemas dengan plastik kedap udara atau plastik vakum makanan.

5. Tentukan Waktu Pengiriman yang Tepat

Bukan hanya cara packing frozen food saja yang perlu diperhatikan, tetapi juga waktu pengiriman dilakukan. Sebab, waktu pengiriman akan menentukan seberapa cepat produk bisa sampai ke lokasi pembeli. Semakin panjang durasinya, tentu semakin tidak baik untuk kualitas produk. Karena frozen food adalah makanan beku, sebaiknya Anda hanya menyediakan layanan pengiriman instan atau same day. Hindari pengiriman yang memakan waktu lebih dari satu hari.

Baca juga: Tips Menghitung Stok Dengan Benar!


6. Bijak Memilih Jasa Kurir

Selain waktu pengiriman dan cara packing frozen food, jasa kurir juga perlu diperhatikan. Bijaklah dalam memilih jasa kurir. Sebaiknya, gunakan kurir yang memiliki kredibilitas yang cukup baik. Bahkan, beberapa jasa kurir sudah menyediakan layanan pengantaran khusus untuk frozen food, contohnya seperti Paxel. Anda bisa mempertimbangkan layanan sejenis ini supaya proses pengantaran produk menjadi lebih lancar.

7. Gunakan Stiker Frozen Food pada Kemasan

Cara packing frozen food yang baik adalah memberikan tanda bahwa paket tersebut adalah produk frozen food. Saat produk sudah dikemas dengan baik, pada lapisan terluar tempelkan label yang menandakan bahwa kemasan paket tersebut berisi frozen food. Ini dilakukan guna menginformasikan kepada kurir agar lebih berhati-hati dan lebih cepat dalam melakukan pengantaran.

8. Pastikan Makanan dalam Keadaan Segar

Sebelum menerapkan cara packing frozen food, perhatikan dulu kualitas makanannya. Pastikan bahwa makanan yang akan dikemas dan dikirimkan masih dalam kondisi segar. Jika makanan sudah terlalu matang, maka ada risiko bahwa makanan tersebut jadi lebih cepat busuk dan tidak tahan lama di tangan pembeli. Oleh sebab itu, selalu perhatikan kondisi makanan yang akan dikirimkan sebelum mengirimkannya kepada pembeli.

Selain memperhatikan cara packing frozen food, hal lain yang perlu diperhatikan saat berbisnis makanan beku adalah manajemen operasionalnya. Supaya pengelolaan operasional bisnis jadi lebih mudah, Anda bisa menggunakan aplikasi kasir online seperti Posy. Yuk, download Posy dengan cara klik banner di bawah ini!.


Saat ini, Posy juga sudah sudah memiliki Komunitas Mitra Posy. Dengan bergabung ke dalam komunitas ini, Anda bisa membangun koneksi dengan pemilik bisnis UMKM lainnya di Indonesia serta mendapatkan insight mengenai bisnis UMKM melalui berbagai program khusus. Bahkan, Anda juga bisa berkonsultasi mengenai tips cara packing frozen food dengan pebisnis frozen food lainnya.

Untuk bisa bergabung menjadi anggota komunitas ini, Anda hanya perlu mengisi formulir pendaftaran di sini. Nantinya, tim Komunitas Posy yang akan menghubungi Anda untuk langkah lebih lanjut.

Jadi, kalau saat ini Anda sedang berencana untuk menjalankan bisnis frozen food, jangan lupa pelajari cara packing frozen food yang benar dan gunakan aplikasi Posy agar proses operasional bisnis menjadi lebih lancar dan maksimal.